Wednesday, 7 November 2012

Tugas V: Database System

Tugas V: Kuliah Database
SystemPengajar: Achmad Bachris
Nama: Agustina Ampuni
NIM: 4312111011
Kelas: TKJ 1B


1. Praktekan perintah2 pada DCL.

DCL adalah perintah-perintah yang digunakan untuk membantu mengontrol keamanan setiap database atau sebagian isi dari database dengan membuat hak – hak akses tertentu bagi setiap user.
a. Grant
Grant digunakan untuk memberikan hak akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (create), mengambil (select), menghapus (delete), mengubah (update), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
Grant berfungsi juga untuk membuat user baru dan memberikan hak istimewa.
Grant digunakan untuk  memberikan privilege kepada tabel yang didefinisikan kepada pemakai lain.
Privilege untuk pemakai dalam perintah grant didefinisikan dengan  menggunakan nama-nama privilege. Nama privilege memudahkan admin untuk dapat memberikan privilege tanpa harus tahu apa  nama field dan tabel yang harus diisi.
Perintah grant secara otomatis akan menambah data pemakai apabila  data nama pemakai yang disertakan pada perintah tersebut belum ada  dalam tabel user. Perintah grant memudahkan administrator untuk tidak perlu melakukan perintah pendefinisian privilege dengan menggunakan  sql karena dengan menggunakan sql, kita harus hafal nama tabel yang  harus diisi, field apa saja yang harus diisi, jumlah field yang harus diisi.
Contoh Penggunaan:
1.      GRANT SELECT ON Point_Of_Sales.jenis TO Wisnu;
2.      GRANT SELECT ON Point_Of_Sales.jenisTO Aryo;
3.      GRANT SELECT ON Point_Of_Sales.item TO Setio;
4.      GRANT ALL PRIVILEGES ON Point_Of_Sales.User TO Admin;
5.      GRANT ALL ON Point_Of_Sales.jualDetail TO Admin;
6.      SHOW GRANTS FOR root@localhost;
7.      SHOW GRANTS FOR Admin;
8.      GRANT SELECT,INSERT ON Point_Of_Sales.jualDetail TO kasir;
9.      GRANT SELECT(Kode,Nama) ON Point_Of_Sales.jenis TO Gina;
10.  GRANT UPDATE(kodeItem,NmItem,kategori,Harga) ON Point_Of_Sales.item TO Gina;

b. Revoke
Revoke ini memiliki kegunaan terbalik dengan grant, yaitu untuk menghilangkan hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator atau mencabut hak-hak dari seorang user terhadap database tertentu atau sebagian isi dari database.
Contoh Penggunaan:
REVOKE hak_akses ON nama_tabel FROM namaAccount@namaHost;
Menghapus batasan hak akses utk database & tabel :
REVOKE hak_akses ON nama_database.nama_tabel FROM user;
Menghapus batasan hak akses untuk kolom tertentu :
REVOKE hak_akses(field1,field2, field3,…) ON nama_database.nama_tabel FROM user;
Perintah-perintah lain yang termasuk dalam data control language adalah:

c. Commit
Commit merupakan perintah yang digunakan untuk memindahkan transaksi dari memory pemrosesan ke database atau menyimpan secara permanen perubahan-perubahan kedalam database.

d. Rollback
Rollback merupakan perintah yang digunakan untuk membatalkan transaksi yang belum di commit atau membatalkan perubahan-perubahan terakhir dari perintah commit/rollback terakhir.


2. Berikan contoh normalisasi pada kasus lain.


3. Dari tabel data yang dihasilkan pada perancangan basis data, lakukanlah normalisasi pada tabel-tabel tersebut sampai bentuk normal ketiga.
(Via email)













Sunday, 4 November 2012

Tugas III: Database System

Tugas III: Kuliah Database
SystemPengajar: Achmad Bachris
Nama: Agustina Ampuni
NIM: 4312111011
Kelas: TKJ 1B


1.   Praktekan command pada DDL.
Start Run > Command Prompt
Aktifkan Xampp (contoh: C: >”program file\xampp\mysql\bin\mysql.exe” -u root -p)
Masukan password


Membuat Database
—prompt mysql > membuat database baru
—mysql > create database nama_database
—mysql> show databases (mengecek apakah database telah tersimpan)
—mysql> drop database nama_database (menghapus database yang telah ada)

Membuat Table Dalam Database
—mysql> use nama_database;


Memasukan Field
—mysql> create table tabel_pertamaku

no int(3), nama varchar(30), alamat varchar(50), pekerjaan varchar(20)

Melihat Struktur Table
—mysql> desc nama_tabel


2.   Apa tujuan perancangan basis data?
Memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.

Memudahkan pengertian struktur informasi
Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time and storage space)

3.   Apa yang dimaksud dengan macro lifecycle dan micro lifecycle? Sebutkan perbedaannya.
Macro Life Cycle adalah siklus kehidupan sistem informasi.

Micro Life Cycle adalah siklus kehidupan basis data.
Jadi, proses perancangan basis data merupakan bagian dari siklus hidup sistem informasi.

4.   Langkah apa saja yang dilakukan pada tahap pengumpulan dan analisa data?
Pertama, kenali bagian–bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem basis data, termasuk pemakai yang ada dan para pemakai yang baru serta aplikasi–aplikasinya. Ada 4 aktifitas pengumpulan data dan analisa data, yaitu:

Menentukan Kelompok Pemakai dan Bidang Aplikasi
Langkah ini untuk menentukan aplikasi utama dan kelompok pengguna yang akan menggunakan basis data, individu utama pada tiap kelompok pemakai dan bidang aplikasi yang telah dipilih merupakan peserta utama pada langkah selanjutnya dari pengumpulan dan spesifikasi data.
Peninjauan Dokumentasi
Langkah kedua ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisa dokumen yang ada dan yang berhubungan dengan aplikasi–aplikasi. Adapun dokumen lainnya seperti kebijakan–kebijakan, form, report, dan bagan organisasi, akan diuji dan ditinjau kembali untuk menguji apakah dokumen tersebut berpengaruh terhadap kumpulan data dan proses spesifikasi.
Analisa Lingkungan Operasi dan Pemprosesan Data
Langkah ini bertujuan untuk memperinci dan mempelajari informasi yang sekarang dan yang akan datang termaksud juga analisa jenis–jenis transaksi, frekuensi transaksinya dan juga arus informasi dalam sistem dimana informasi–informasi tersebut berupa input–output data.
Daftar Pertanyaan dan Wawancara
Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan jawaban pertanyaan–pertanyaan dari para pemakai basis data yang berpotensi. Ketua kelompok atau individu utama dapat diwawancarai sehingga input yang banyak dapat diterima dari mereka yang memperhatikan informasi yang berharga dan mengadakan prioritas.

5.   Apa yang dimaksud dengan Transaction Throughput?
Transaction Throughput adalah jumlah rata-rata transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem basis data dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi. Misal, digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll. Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file basis data.