SystemPengajar: Achmad Bachris
Nama: Agustina Ampuni
NIM: 4312111011
Kelas: TKJ 1B
1. Praktekan command pada DDL.
Start Run > Command Prompt
Aktifkan Xampp (contoh: C: >”program file\xampp\mysql\bin\mysql.exe” -u root -p)
Masukan password
Membuat Database
—prompt mysql > membuat database baru
—mysql > create database nama_database
—mysql> show databases (mengecek apakah database telah tersimpan)
—mysql> drop database nama_database (menghapus database yang telah ada)
Membuat Table Dalam Database
—mysql> use nama_database;
Memasukan Field
—mysql> create table tabel_pertamaku
no int(3), nama varchar(30), alamat varchar(50), pekerjaan varchar(20)
Melihat Struktur Table
—mysql> desc nama_tabel
2. Apa tujuan perancangan basis data?
Memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.
Memudahkan pengertian struktur informasi
Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time and storage space)
3. Apa yang dimaksud dengan macro lifecycle dan micro lifecycle? Sebutkan perbedaannya.
Macro Life Cycle adalah siklus kehidupan sistem informasi.
Micro Life Cycle adalah siklus kehidupan basis data.
Jadi, proses perancangan basis data merupakan bagian dari siklus hidup sistem informasi.
4. Langkah apa saja yang dilakukan pada tahap pengumpulan dan analisa data?
Pertama, kenali bagian–bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem basis data, termasuk pemakai yang ada dan para pemakai yang baru serta aplikasi–aplikasinya. Ada 4 aktifitas pengumpulan data dan analisa data, yaitu:
Menentukan Kelompok Pemakai dan Bidang Aplikasi
Langkah ini untuk menentukan aplikasi utama dan kelompok pengguna yang akan menggunakan basis data, individu utama pada tiap kelompok pemakai dan bidang aplikasi yang telah dipilih merupakan peserta utama pada langkah selanjutnya dari pengumpulan dan spesifikasi data.
Peninjauan Dokumentasi
Langkah kedua ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisa dokumen yang ada dan yang berhubungan dengan aplikasi–aplikasi. Adapun dokumen lainnya seperti kebijakan–kebijakan, form, report, dan bagan organisasi, akan diuji dan ditinjau kembali untuk menguji apakah dokumen tersebut berpengaruh terhadap kumpulan data dan proses spesifikasi.
Analisa Lingkungan Operasi dan Pemprosesan Data
Langkah ini bertujuan untuk memperinci dan mempelajari informasi yang sekarang dan yang akan datang termaksud juga analisa jenis–jenis transaksi, frekuensi transaksinya dan juga arus informasi dalam sistem dimana informasi–informasi tersebut berupa input–output data.
Daftar Pertanyaan dan Wawancara
Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan jawaban pertanyaan–pertanyaan dari para pemakai basis data yang berpotensi. Ketua kelompok atau individu utama dapat diwawancarai sehingga input yang banyak dapat diterima dari mereka yang memperhatikan informasi yang berharga dan mengadakan prioritas.
5. Apa yang dimaksud dengan Transaction Throughput?
Transaction Throughput adalah jumlah rata-rata transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem basis data dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi. Misal, digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll. Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file basis data.
No comments:
Post a Comment