Tuesday, 4 December 2012

Tugas VI: Database System

Tugas Kekangan Data
System Pengajar: Achmad Bachris
Nama: Agustina Ampuni
NIM: 4312111011
Kelas: TKJ 1B

1. Simpulkan materi kekangan basisdata secara singkat dan benar!
Kekangan basisdata adalah aturan yang berhubungan dengan aspek-aspek penting dalam basis data seperti redudansi data, inkonsistensi data, data terisolasi, security data dan integritas data yang harus dipatuhi agar data yang diinputkan pada tabel-tabel database mempunyai integritas yang terjaga dan terjamin, sehingga kemungkinan kesalahan input data jauh berkurang.
*)Redudansi Data: data yang sama dan berulang pada file sebuah basisdata.
*)Inkonsistensi Data: data yang tidak konsisten pada letak yang sama untuk beberapa file dengan kunci yang sama.
*)Data Terisolasi: data yang tidak dapat diakses dari file tertentu oleh karena terpisah atau terisolasi terhadap file yang lain dalam basis data.
*)Security Data: tingkat keamanan pada data dalam sistem basis data.
*)Integritas Data: kinerja sistem agar dapat melakukan kontrol atau kendali pada setiap bagian sistem.

2. Berikan dua contoh kekangan pada database.
a. kekangan yang paling sederhana.
Kekangan yang paling sederhana pada databse bisa ditinjau melalui adanya normalisasi pada database, dimana tiap-tiap tahap pada normalisasi database diatur sedemikian rupa untuk menghilangkan redudansi data, data anomali, dan penetapan atribut kunci. Dengan adanya proses normalisasi tersebut, inkonsistensi data dapat dihilangkan, terlebih lagi proses normalisasi data dapat menjaga integritas data.
NIP
Nama_Karyawan
Alamat
Gol_Gaji
Gaji_Pokok
K001
Karin
Yogyakarta
III A
500.000
K002
Keenan
Surabaya
IV A
750.000
K003
Kugy
Jakarta
III A
500.000
K004
Kirana
Bandung
III B
550.000
K005
Karmina
Bogor
IV A
750.000


Dalam database diatas terdapat kerangkapan atau redudansi, berarti basisdata diatas belum memenuhi aturan/kekangan basis data. Agar tabel diatas memenuhi kekangan basis data, maka tabel diatas dipecah menjadi Tabel_Karyawan dan Tabel_Golongan.

Tabel_Karyawan
NIP
Nama_KaryawanAlamatGol_Gaji
K001
Karin
Yogyakarta
III A
K002
Keenan
Surabaya
IV A
K003
Kugy
Jakarta
III A
K004
Kirana
Bandung
III B
K005
Karmina
Bogor
IV A

Tabel_Golongan
Gol_Gaji
Gaji_Pokok
I A
100.000
I B
150.000
I C
200.000
I D
250.000
II A
300.000
II B
350.000
II C
400.000
II D
450.000
III A
500.000
III B
550.000
III C
600.000
III D
650.000
IV A
750.000
IV B
800.000
IV C
850.000
IV D
900.000

b. kekangan yang lain yang lebih tidak sederhana.
Kekangan yang tidak sederhana dapat dilihat dari lima aspek: redudansi data, inkonsistensi data, data terisolasi, security data dan integritas data. Contohnya seorang Designer atau perancang basisdata membuat sebuah basisdata dimana dalam proses pembuatannya terdapat proses normalisasi terlebih dulu. Proses normalisasi ini menghilangkan terjadinya redudansi pada data, menghilangkan inkonsistensi pada data, menghilangkan data data yang terisolasi, membuat security key untuk data atau melakukan control terhadap data seperti melakukan grant atau revoke demi menjaga keamanan terhadap pengaksesan data, dan menjaga intergritas data.

NIM
Nama_Mahasiswa
1701
Karin
1702
Keenan
1703
Kugy
1704
Kirana
1705
Karmina
NIM
Minat
1701
Linux
1702
Basis Data
1703
Multimedia
1704
Pemrograman
1705
Jaringan

Kode_Pembimbing
Nama_Pembimbing
P001
Chaerul
P002
Achmad Bachris
P003
Agus Wagyana
P004
Risna Sari
P005
Indri

Dari ketiga tabel diatas, ada beberapa tabel yang terisolasi, artinya antara table tersebut tidak memiliki relasi. Solusinya adalah dengan menambahkan kolom yang berfungsi sebagai penghubung dengan file yang telah ada.

Kode_Pembimbing
Minat
P001
Linux
P002
Basis Data
P003
Multimedia
P004
Pemrograman
P005
Jaringan

Kode_Pembimbing
Nama_Pembimbing
Minat
P001
Dani
Pemrograman
P002
Dina
Jaringan
P003
Dino
Web
P004
Dion
Basis Data
P005
Doni
Multimedia

3. Ambil kesimpulan dari contoh diatas.
Kesimpulannya adalah sebuah database haruslah diberi kekangan atau aturan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan input seperti redudansi pada data, menghilangkan inkonsistensi pada data, menghilangkan data-data yang terisolasi, menjaga keamanan data, dan menjaga integritas data. Kekangan pada database dilakukan melalui proses normalisasi. Pada kasus pertama terjadi kerangkapan baris pada satu file basis data yang sama dan pada kasus kedua, masalahnya adalah tidak adanya hubungan antara tabel 1 dan tabel 2. Pemecahan kasus pertama adalah dengan cara memecah file basisdata menjadi dua bagian file dan pemecahana kasus kedua adalah dengan cara menghapus field yang sama lalu saling digabungkan.