System Pengajar: Achmad Bachris
Nama: Agustina Ampuni
NIM: 4312111011
Kelas: TKJ 1B
1. Simpulkan materi kekangan basisdata secara singkat dan benar!
Kekangan basisdata adalah aturan yang berhubungan dengan aspek-aspek penting dalam basis data seperti redudansi data, inkonsistensi data, data terisolasi, security data dan integritas data yang harus dipatuhi agar data yang diinputkan pada tabel-tabel database mempunyai integritas yang terjaga dan terjamin, sehingga kemungkinan kesalahan input data jauh berkurang.
*)Redudansi Data: data yang sama dan berulang pada file sebuah basisdata.
*)Inkonsistensi Data: data yang tidak konsisten pada letak yang sama untuk beberapa file dengan kunci yang sama.
*)Data Terisolasi: data yang tidak dapat diakses dari file tertentu oleh karena terpisah atau terisolasi terhadap file yang lain dalam basis data.
*)Security Data: tingkat keamanan pada data dalam sistem basis data.
*)Security Data: tingkat keamanan pada data dalam sistem basis data.
*)Integritas Data: kinerja sistem agar dapat melakukan kontrol atau kendali pada setiap bagian sistem.
2. Berikan dua contoh kekangan pada database.
a. kekangan yang paling sederhana.
Kekangan yang paling sederhana pada databse bisa ditinjau melalui adanya normalisasi pada database, dimana tiap-tiap tahap pada normalisasi database diatur sedemikian rupa untuk menghilangkan redudansi data, data anomali, dan penetapan atribut kunci. Dengan adanya proses normalisasi tersebut, inkonsistensi data dapat dihilangkan, terlebih lagi proses normalisasi data dapat menjaga integritas data.
NIP
|
Nama_Karyawan
|
Alamat
|
Gol_Gaji
|
Gaji_Pokok
|
K001
|
Karin
|
Yogyakarta
|
III A
|
500.000
|
K002
|
Keenan
|
Surabaya
|
IV A
|
750.000
|
K003
|
Kugy
|
Jakarta
|
III A
|
500.000
|
K004
|
Kirana
|
Bandung
|
III B
|
550.000
|
K005
|
Karmina
|
Bogor
|
IV A
|
750.000
|
Dalam database diatas terdapat kerangkapan atau redudansi, berarti basisdata diatas belum memenuhi aturan/kekangan basis data. Agar tabel diatas memenuhi kekangan basis data, maka tabel diatas dipecah menjadi Tabel_Karyawan dan Tabel_Golongan.
Tabel_Karyawan
NIP
| Nama_Karyawan | Alamat | Gol_Gaji |
K001
|
Karin
|
Yogyakarta
|
III A
|
K002
|
Keenan
|
Surabaya
|
IV A
|
K003
|
Kugy
|
Jakarta
|
III A
|
K004
|
Kirana
|
Bandung
|
III B
|
K005
|
Karmina
|
Bogor
|
IV A
|
Tabel_Golongan
Gol_Gaji
|
Gaji_Pokok
|
I A
|
100.000
|
I B
|
150.000
|
I C
|
200.000
|
I D
|
250.000
|
II A
|
300.000
|
II B
|
350.000
|
II C
|
400.000
|
II D
|
450.000
|
III A
|
500.000
|
III B
|
550.000
|
III C
|
600.000
|
III D
|
650.000
|
IV A
|
750.000
|
IV B
|
800.000
|
IV C
|
850.000
|
IV D
|
900.000
|
b. kekangan yang lain yang lebih tidak sederhana.
Kekangan yang tidak sederhana dapat dilihat dari lima aspek: redudansi data, inkonsistensi data, data terisolasi, security data dan integritas data. Contohnya seorang Designer atau perancang basisdata membuat sebuah basisdata dimana dalam proses pembuatannya terdapat proses normalisasi terlebih dulu. Proses normalisasi ini menghilangkan terjadinya redudansi pada data, menghilangkan inkonsistensi pada data, menghilangkan data data yang terisolasi, membuat security key untuk data atau melakukan control terhadap data seperti melakukan grant atau revoke demi menjaga keamanan terhadap pengaksesan data, dan menjaga intergritas data.
NIM
|
Nama_Mahasiswa
|
1701
|
Karin
|
1702
|
Keenan
|
1703
|
Kugy
|
1704
|
Kirana
|
1705
|
Karmina
|
NIM
|
Minat
|
1701
| Linux |
1702
|
Basis Data
|
1703
|
Multimedia
|
1704
|
Pemrograman
|
1705
|
Jaringan
|
Kode_Pembimbing
|
Nama_Pembimbing
|
P001
|
Chaerul
|
P002
|
Achmad Bachris
|
P003
|
Agus Wagyana
|
P004
|
Risna Sari
|
P005
|
Indri
|
Dari ketiga tabel diatas, ada beberapa tabel yang terisolasi, artinya antara table tersebut tidak memiliki relasi. Solusinya adalah dengan menambahkan kolom yang berfungsi sebagai penghubung dengan file yang telah ada.
Kode_Pembimbing
|
Minat
|
P001
|
Linux
|
P002
|
Basis Data
|
P003
|
Multimedia
|
P004
|
Pemrograman
|
P005
|
Jaringan
|
Kode_Pembimbing
|
Nama_Pembimbing
|
Minat
|
P001
|
Dani
|
Pemrograman
|
P002
|
Dina
|
Jaringan
|
P003
|
Dino
|
Web
|
P004
|
Dion
|
Basis Data
|
P005
|
Doni
|
Multimedia
|
3. Ambil kesimpulan dari contoh diatas.
Kesimpulannya adalah sebuah database haruslah diberi kekangan atau aturan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan input seperti redudansi pada data, menghilangkan inkonsistensi pada data, menghilangkan data-data yang terisolasi, menjaga keamanan data, dan menjaga integritas data. Kekangan pada database dilakukan melalui proses normalisasi. Pada kasus pertama terjadi kerangkapan baris pada satu file basis data yang sama dan pada kasus kedua, masalahnya adalah tidak adanya hubungan antara tabel 1 dan tabel 2. Pemecahan kasus pertama adalah dengan cara memecah file basisdata menjadi dua bagian file dan pemecahana kasus kedua adalah dengan cara menghapus field yang sama lalu saling digabungkan.
No comments:
Post a Comment